Masyarakat menyambut baik fasilitas kesehatan yang didirikan Mangkunegaran. Mereka yang sebelumnya hanya mengandalkan pengobatan tradisional mulai mencari pengobatan modern.
Seni pertunjukan Mangkunegaran merupakan titik pusat kehidupan budaya Jawa yang dilakukan dengan kehalusan dan kesempurnaan sehingga ketenarannya telah menyebar
Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (K.G.P.A.A.) Mangkoenagoro VII (1916-1942) melakukan banyak modernisasi di Mangkunegaran. Dalam bidang seni, K.G.P.A.A. Mangkoenagoro
Pada masa pemerintahan Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (K.G.P.A.A.) Mangkoenagoro V (1881-1896) terjadi perubahan dalam seni pertunjukan di Mangkunegaran.
Mangkunegaran merupakan salah satu pusat pertumbuhan dan pengembangan kebudayaan Jawa. Sebagai penerus dinasti Mataram Islam, Mangkunegaran terus melestarikan berbagai