Lidah sapi konfit lembut sebagai isian dari kulit Lumpia tipis yang renyah. Pertemuan antara ketegasan rasa sabar dan kelembutan. Resep ini berkembang dari tradisi jamuan kolonial yang pernah diadaptasi di dapur koken oleh K.G.P.A.A Mangkoenagoro VI, penyuka kuliner Eropa dengan sentuhan jawa.


































