Daging giling yang dibalut sayur sawi putih serta digulung secara perlahan lalu dihiasi dengan renyahnya tuile wortel dan saus areh. Kesederhanaan yang melahirkan rasa teduh dan jujur seperti doa. Terinspirasi dari hidangan sayur gulung yang dalu disajikan pada masa K.G.P.A.A Mangkoenagoro V, sebagai simbol keselarasan antara kekuatan dan kelembutan.


































